Defisit APBN 2009 Akan Makin Membesar di Kuartal III dan IV

Defisif APBN 2990
Pemerintah memperhitungkan defisit APBN 2009 sampai semester I-2009 mencapai Rp 2,3 triliun. Defisit diperkirakan terus meningkat tajam pada kuartal III dan kuartal IV.
Hal ini dikatakan oleh Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani ketika ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Selasa malam (7/7/2009).
“Defisit semester I sekitar Rp 2 triliun. Kalau dilihat dari pola atau pattern belanja, defisit itu muncul biasanya baru di kuartal III atau IV, terutama di kuartal IV,” tuturnya.
Jadi dengan perkiraan meningkatnya defisit pada kuartal III dan IV, maka defisit APBN 2009 secara keseluruhan akan mencapai 2,5% dari PDB.
“Tetap akan sesuai dengan estimasi tahun ini yang sekitar 2,5%. Tapi polanya nanti akan kelihatan pada kuartal III dan kuartal IV,” ujarnya.
Sebagai informasi, pemerintah memperkirakan defisit anggaran sampai semester I-2009 adalah sebesar Rp 2,3 triliun dari defisit APBN (dok. stimulus) Rp 139,5 triliun.
Pada semester II-2009, realisasi defisit diperkirakan Rp 130,7 triliun. Sehingga pada RAPBN-P (Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan) pemerintah memperkirakan defisit sampai akhir tahun adalah Rp 133,1 triliun atau 95,4% dari APBN (dok. stimulus).
Pendapatan negara sampai dengan semester I-2009 realisasinya adalah Rp 366 triliun dari Rp 848,6 triliun pada APBN (dok. stimulus). Di semester II-2009, realisasi pendapatan negara diperkirakan Rp 506,6 triliun sehingga pada RAPBN-P, pendapatan negara sampai akhir tahun diperkirakan mencapai Rp 872,6 triliun atau 102,8% dari target APBN (dok. stimulus).
Untuk belanja negara pada semester I-2009 mencapai Rp 368,3 triliun dari Rp 988,1 triliun target APBN (dok. stimulus). Pada semester II-2009 realisasi belanja negara diperkirakan mencapai Rp 637,3 triliun sehingga pada RAPBN-P, belanja negara sampai akhir tahun diperkirakan Rp 1.005,7 triliun atau 101,8% dari target APBN (dok. stimulus).
Sementara itu untuk pembiayaan, sampai semester I-2009 realisasinya adalah Rp 46,8 triliun dari Rp 139,5 triliun target APBN (dok. stimulus). Pada semester II-2009 realisasi pembiayaan diperkirakan adalah Rp 86,2 triliun sehingga pada RAPBN-P realisasi pembiayaan sampai akhir tahun adalah Rp 133 triliun atau 95,4% dari target APBN.
sumber : detik
Apakan kita masih akan terus LANJUTKAN????


